Hari ke-6 ....
Edisi bermain odong - odong
Ceritanya di weekend ini saya tidak ingin pergi jauh-jauh. Maklum cuaca sedang kurang bersahabat. Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya kami bertiga mencari hiburan murah nan meriah.
Ada odong-odong yang mangkal di ruko depan perumahan kami. Saya pun mengajak kakak dan dedek untuk menaikinya. Tak banyak yang menaiki odong-odong, mungkin karena sudah agak siang. Ya, waktu menunjukkan pukul 09.00 WIB.
Awalnya kakak dan dedek naik bersama-sama, tetapi setelah 5 putaran, kakak ingin turun dan hanya dedek saja yang masih setia di odong-odong. Kakak semangat sekali berbicara kepada saya :
Kakak : "Bun, kereta nya yang kosong ada 4 ya Bun, barusan kakak hitung"
Bunda : "Iya kak yang kosong 4. Kalau yang terisi ada 3 orang, dedek, dedek kecil laki-laki dan dedek baju kuning.
Kakak : "Mmm..berarti semua keretanya ada berapa ya Bun?"
Bunda : (aha...sekalian games dadakan saja). Kalau semua keretanya, ada 7 kak. Begini caranya : Jari kakak yang sudah ada 3, berdirikan kembali jari nya 4 lagi. Lalu hitung semua jari yang berdiri. Nah, jadi ada berapa?
Kakak : (lalu kakak mulai berhitung)...1, 2, 3, 4, 5, 6, 7...Wah, ada 7 ya bun.
Bunda : "100 buat kakak". Coba cek lagi ke kereta, benar tidak ada 7.
Kakak : "aku hitung ya bun". Benar bun, ada 7. Yeee...kakak benar ya Bun
Bunda : "Hebaaaat anak Bunda...."
Nah, kakak sudah berlatih penjumlahan sederhana dengan contoh real yang ada dihadapannya. Semoga lebih lancar lagi menghitungnya ya Nak...
IIP
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs
Ceritanya di weekend ini saya tidak ingin pergi jauh-jauh. Maklum cuaca sedang kurang bersahabat. Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya kami bertiga mencari hiburan murah nan meriah.
Ada odong-odong yang mangkal di ruko depan perumahan kami. Saya pun mengajak kakak dan dedek untuk menaikinya. Tak banyak yang menaiki odong-odong, mungkin karena sudah agak siang. Ya, waktu menunjukkan pukul 09.00 WIB.
Awalnya kakak dan dedek naik bersama-sama, tetapi setelah 5 putaran, kakak ingin turun dan hanya dedek saja yang masih setia di odong-odong. Kakak semangat sekali berbicara kepada saya :
Kakak : "Bun, kereta nya yang kosong ada 4 ya Bun, barusan kakak hitung"
Bunda : "Iya kak yang kosong 4. Kalau yang terisi ada 3 orang, dedek, dedek kecil laki-laki dan dedek baju kuning.
Kakak : "Mmm..berarti semua keretanya ada berapa ya Bun?"
Bunda : (aha...sekalian games dadakan saja). Kalau semua keretanya, ada 7 kak. Begini caranya : Jari kakak yang sudah ada 3, berdirikan kembali jari nya 4 lagi. Lalu hitung semua jari yang berdiri. Nah, jadi ada berapa?
Kakak : (lalu kakak mulai berhitung)...1, 2, 3, 4, 5, 6, 7...Wah, ada 7 ya bun.
Bunda : "100 buat kakak". Coba cek lagi ke kereta, benar tidak ada 7.
Kakak : "aku hitung ya bun". Benar bun, ada 7. Yeee...kakak benar ya Bun
Bunda : "Hebaaaat anak Bunda...."
Nah, kakak sudah berlatih penjumlahan sederhana dengan contoh real yang ada dihadapannya. Semoga lebih lancar lagi menghitungnya ya Nak...
IIP
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs
x






